FGD Stakeholder WIKERMA, UNISBA Blitar Siapkan Kurikulum OBE Kewirausahaan Berbasis Kebutuhan Industri

Blitar — Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar melalui WIKERMA menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder dalam rangka penyusunan dan penguatan kurikulum kewirausahaan berbasis Outcome Based Education (OBE) yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.

FGD ini menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pimpinan universitas, tim kewirausahaan, serta para stakeholder dari berbagai sektor industri dan dunia usaha. Diskusi difokuskan pada penyelarasan capaian pembelajaran lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan industri, khususnya penguatan keterampilan praktis, inovasi bisnis, dan pengembangan jiwa wirausaha mahasiswa.

Wakil Rektor III UNISBA Blitar, Dr. Supriyono, M.Ed menyampaikan bahwa FGD Stakeholder WIKERMA merupakan langkah konkret dalam membangun ekosistem kewirausahaan kampus yang berkelanjutan. “Kurikulum kewirausahaan harus disusun berbasis kebutuhan nyata dunia industri. Melalui masukan stakeholder, kami memastikan lulusan UNISBA Blitar siap berwirausaha maupun siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.

Kegiatan FGD ini menghadirkan para stakeholder dari berbagai latar belakang, antara lain Salman Alfarisi (Jatinom Group), Endri Rifan Saoutro (HIPMI, Bima Sakti Group, Muscle Cawash Group, Tibal Grup Indonesia), Slamet Pudjianto (CV Abadi – Industri Farmasi Kreatif), serta Yayang Setyanto (Animus.id Manufaktur Konveksi).

Selain itu, turut hadir Sulistiyaningsih dan Khafid D. dari Rumah BUMN, Zaim Fatawi (Ketua TDA, Founder Sambel Cobek Mbok Jilah), Edy Prasetyo (Bank Kota Blitar), serta Didik Budi (GAPENSI Jawa Timur).

Dari internal UNISBA Blitar, FGD ini juga melibatkan tim kewirausahaan atau WIKERMA UNISBA, yaitu Agus Widayat, M. Trinurrizal, dan Nio A.N, yang berperan aktif dalam kegiatan WIKERMA ke depan.

Kepala Bagian Kewirausahaan UNISBA Blitar, Drs. Setiawan Adi Subagiyo, M.Pd, menjelaskan bahwa hasil FGD ini akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum kewirausahaan berbasis OBE. “Masukan dari para stakeholder akan kami integrasikan ke dalam kurikulum agar pembelajaran lebih aplikatif, kontekstual, dan sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

Melalui FGD Stakeholder WIKERMA ini, UNISBA Blitar menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi kewirausahaan, siap menciptakan lapangan kerja, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah.