Pendidikan Kewirausahan Universitas Islam Balitar

Dasar Penyelenggaraan
Pendidikan kewirausahaan di Universitas Islam Balitar telah menjadi mata kuliah wajib sejak tahun 2013, Semua Fakultas dan Prodi wajib memberikan pendidikan kewirausahaan dengan bobot 2 sks, yang terdiri dari Kewirausahaan Dasar dan Kewirausahaan Praktis. Pada akhir Pendidikan Kewirausahaan Praktis, mahasiswa harus membentuk kelompok wirausaha mahasiswa atau wirausaha mandiri yang disebut Students’ Enterprise.
Sejak tahun 2013 diketahui dari survei kepada para lulusan bahwa rata-rata 200 (26%) mahasiswa yang diwisuda telah berwirausaha. Sehingga sampai pada tahun 2025 telah tercipta 2400 wirausaha muda. Sedangkan di tahun 2025 atas kerjasama dengan Rumah BUMN telah tercipta 90 Wirausaha pemula yang baru menempuh pendidikan kewirausahaan dasar.
Dasar penyelenggaraan pendidikan kewirausahaan adalah Visi Universitas Islam Balitar yang menjadi “Universitas Unggul sebagai The Entrpereneurial University yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islami”.
Untuk memastikan bahwa Universitas benar benar memiliki standar yang jelas, maka Universitas Islam Balitar telah bergabung dengan Higher Education Innovate yang membuat kriteria Entrepreneurial University berupa 8 Dimensi Inovasi Perguruan Tinggi yang dibangun oleh The European Commission’s DG Education and Culture yang bekerjasama dengan OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development)

Tujuan Pendidikan Kewirausahaan
Tujuan akhir dari The Entrepreneurial University adalah terciptanya lulusan profesional (Intrapreneur) dan Lulusan Wirausaha (Entrepreneur), sehingga Universitas Islam Balitar memiliki kemampuan Employability dan Entrepreneurability. Secara khusus tujuan ini dinyatakan sebagai berikut: (1) Lulusan Universitas Islam Balitar memiliki pola berpikir dan mentalitas sebagai entrepreneur, (2) Lulusan Universitas Islam Balitar mampu membimbing dan mengelola usaha mikro atau social enterprise, (3) Lulusan Universitas Islam Balitar mampu melakukan wirausaha mandiri dan berkontribusi terhadap pengembangan sosio ekonomi masyarakat dengan cara enterpreneurial dan memanfaatkan keunggulan kearifan lokal. Untuk itulah mahasiswa diwajibkan membentuk Students’ Enterprise (atau Wirausaha Mahasiswa). Petunjuk students’ enterprise: https://drive.google.com/file/d/1-h27Fr6_Lk6egx7Qs3Zn-GFWSYg6DnRj/view?usp=sharing




